photo PROMO_zpsdc816b8f.gif


Tampilkan postingan dengan label Bisnis Plan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Bisnis Plan. Tampilkan semua postingan

Rabu, 10 Juli 2013

4 Komponen Marketing dalam Business Plan

4 Komponen Marketing dalam Business Plan 

“Seberapapun bagusnya produk atau layanan yang Anda punya, tidak ada orang yang tahu jika Anda tidak memberitahu mereka.” Karena itu, Anda perlu memperhatikan beberapa hal di bawah ini agar dapat membantu Anda dalam membuat strategi marketing yang baik untuk rencana bisnis Anda.

Apa pesan Anda?

Saat ini Anda membutuhkan sebuah pesan yang lebih dari sekedar slogan klise “Produk saya hebat”. Apa masalah yang dapat diselesaikan oleh produk Anda? Atau, jika Anda menjual sebuah layanan, apa nilai dari layanan yang Anda sediakan? Apa yang membuatnya berbeda dengan layanan sejenis?

Sebagai contoh, jika Anda ingin memulai bisnis restoran, apa fasilitas yang Anda sediakan kepada pelanggan Anda yang membuatnya berbeda dari restoran lain? Misalnya restoran Anda memberikan pelayanan pijat gratis setelah pelanggan selesai makan di restoran Anda.

Siapa calon pelanggan Anda?

Misalnya Anda membuat sebuah kulkas kecil praktis untuk para mahasiswa yang tinggal di kos-kosan, mungkin Anda hanya menargetkan mahasiswa menjadi pelanggan Anda, tapi padahal akan banyak yang mengetahui produk Anda nantinya seperti orang tua mereka, atau bahkan teman mereka yang sudah bekerja.

Intinya fokus dulu ke pasar atau calon pelanggan spesifik sebagai tahap awal marketing Anda, namun pertimbangkan juga orang-orang yang akan terkena dampak marketing jangka panjang Anda, sehingga Anda bisa mempersiapkan kebutuhan untuk melakukan ekspansi bisnis Anda.


READMORE > http://katapengusaha.com/2013/06/komponen-marketing-bisnis-plan/


Ingin ngobrol sama Provokator Pengusaha?

Atau share artikelnya :

Jumat, 05 Juli 2013

11 Unsur Business Plan

11 Unsur Business Plan 

Setiap business plan memiliki sebuah struktur khas yang ditentukan oleh kebutuhan pengumpulan modal dan jenis bisnis tertentu. Dalam uraian berikut akan dipaparkan bagaimana dan apa yang harus dimasukkan dalam sebuah rencana bisnis menurut metode quick plan seperti yang dirangkum dari penjelasan Mike P. McKeever. Metode ini relatif lebih mudah diterapkan bagi entrepreneur pemula karena bisa disusun dalam waktu satu hari saja. Berikut adalah unsur-unsur rencana bisnis secara sederhana:

1. Halaman Judul

Bagian ini memuat judul. Judul sebaiknya singkat dan lugas sehingga mudah dimengerti dalam sekali baca. Biasanya halaman judul memuat nama bisnis, periode waktu business plan, nama para pemimpin utama/ pendiri, nama orang yang menjadi pembaca rencana bisnis, dan tanggal presentasi (jika disajikan dalam bentuk presentasi).

2. Ringkasan

Ringkasan rencana bisnis menyajikan poin-poin dasar dan fundamental. Idealnya, bagian ini memuat sebuah pernyataan tentang jumlah keseluruhan uang atau modal yang Anda sedang butuhkan/cari. Di sini Anda harus berikan informasi mengenai siapa Anda, apa yang Anda hendak lakukan, berapa banyak jumlah uang/modal yang Anda butuhkan, dan seberapa besar laba yang Anda harapkan untuk bisa dihasilkan.

3. Daftar Isi

Daftar isi memuat nama/ judul setiap bagian rencana bisnis. Daftar isi bervariasi sesuai dengan jenis bisnis yang menjadi topik dalam rencana bisnis.

4. Permasalahan

Permasalahan memiliki sebuah fungsi khusus, yaitu memberikan informasi mengenai visi, motivasi dan fokus. Meskipun permasalahan ialah sebuah bagian rencana bisnis yang pendek, ia harus mencakup informasi penting mengenai masalah yang dihadapi secara singkat dan padat. Lakukan dengan curah gagasan, yaitu dengan menulis jawaban untuk ke 5W–who (siapa), what (apa), where (di mana), when (kapan), dan why (kenapa).


Ingin ngobrol sama Provokator Pengusaha?

Atau share artikelnya :

Rabu, 03 Juli 2013

5 Alasan Menyusun Business Plan

5 Alasan Menyusun Business Plan
Setelah sebelumnya dijelaskan mengenai 5 tujuan menyusun sebuah business plan, maka sekarang akan kami sampaikan lima alasan  pentingnya menerapkan  business plan dalam bisnis

Pertama, sebagai blue print  yang akan dijalankan  dalam pengoperasian bisnis. Hal ini  menolong  anda agar  tetap  kreatif dan  berkonsentrasi  pada tujuan  yang ditetapkan;

Kedua, sebagai alat untuk mencari dana sehingga berhasil dalam bisnis;

Ketiga, sebagai alat komunikasi untuk menarik orang lain, pemasok, konsumen, dan penyandang dana. Dengan adanya business plan, mereka akan memahami tujuan dan cara operasional bisnis kita.

READMORE >> http://katapengusaha.com/2013/06/5-alasan-business-plan/


Ingin ngobrol sama Provokator Pengusaha?

Atau share artikelnya :