Sabtu, 05 November 2011

Tips Memilih Jenis Usaha Untuk Mahasiswa

Banyak mungkin dari kita yg masih berstatus mahasiswa tapi sudah ingin memulai usaha. Boleh ga sih ? Jawabannya boleh-boleh aja. Tapi mari kita pelajari dulu motivasi kita membuka usaha selama mahasiswa. Kebanyakan mahasiswa membuka usaha dengan alasan berikut ini :

  • Ingin mandiri (walau dari keluarga berada)
  • Ingin membangun fondasi bisnis
  • Hanya sekedar iseng di waktu luang
  • Untuk kegiatan danus / dana usaha / pengumpulan dana
  • Karena kebutuhan bayar SPP
  • Dapat dana hibah usaha dari Dikti / lembaga

Nah, sebelum berfikir usaha apa yg cocok untuk jadi mahasiswa,coba pelajari dulu apa motivasi terbesar kamu ingin membuka usaha. Khusus untuk yg menjawab “hanya sekedar iseng” sebaiknya jangan membuka usaha dulu, karna hanya buang2 waktu. Dalam kamus saya pribadi ga boleh ada kata “iseng” !

Dalam memilih tipe usaha yg cocok untuk mahasiswa, sebenarnya beberapa hal yang perlu diperhatikan hampir sama dengan jenis usaha yang dipilih oleh ABG. Sebaiknya kita juga mengetahui karakteristik mahasiswa itu kayak gimana, yaitu dari segi waktu : berapa banyak sisa SKS kamu, semester ini kamu ngambil SKS berapa banyak, rencana SKS kamu semester depan berapa, sisa waktu kamu untuk usaha setelah dipotong waktu untuk kuliah berapa jam sehari ?

Penting kira nya untuk mengatur waktu terlebih dahulu,biar tidak bentrok. Apalagi kalau kamu termasuk mahasiswa yg aktif dalam keorganisasian. Salah atur jadwal, bisa-bisa kamu malah gagal usaha (dan parahnya gagal jadi mahasiswa). Kita tidak boleh melupakan amanat orang tua yg sudah mempercayai kita menjadi mahasiswa dan menunggu gelar sarjana kita, kecuali dalam kondisi2 tertentu yg memang kita harus memilih.

Setelah kita selesai mengalokasikan waktu untuk usaha dan kuliah,maka kita harus komitmen terhadap jadwal tersebut. Baru kemudian kita lihat sekeliling kita, kira2 ide usaha apa yg cocok kita kembangkan. Ide tersebut bisa dari hobi / kesukaan kita, dari studi kuliah kita ataupun dari sesuatu yg belum tersedia di sekeliling kita.

Selama saya jadi mahasiswa dulu, sya lihat beberapa hal yg laku dijual di sekitar kampus : 1) usaha makanan; 2) Usaha fotokopi; 3) usaha warnet; 4) Usaha kos2an; 5) Usaha bimbingan belajar dan 6) usaha laundry

Nah kira2 dari 6 jenis usaha itu, coba kita pelajari lagi :


  • Usaha makanan : karena target mahasiswa yg paling penting kamu bikin usaha makanan yg enak; murah; meriah; porsi besar; (bersih). itu yg penting di cari mahasiswa. Ga usah dulu mikir yg unik atau aneh2, yg penting laku oleh pasar.
  • Usaha fotokopi : saya rasa sudah terlalu banyak diseputar kampus pastinya usaha fotokopi, jadi kamu akan berhasil jadi pengusaha fotokopi kalau kamu bisa tampil beda : misalkan dengan ada layanan antar jemput, member card atau drive thru.
  • Usaha warnet : menurut saya pribadi beberapa tahun ke depan usaha warnet akan roboh,karna sekarang modem dan wifi sudah menjamur.
  • Usaha kos2an : bagi yg bermodal cukup besar sebaiknya usaha ini saja,karena harga rumah + tanah akan terus naik jadi bisa sekalian investasi.
  • Usaha bimbingan belajar : Anda bisa menyediakan layanan bimbingan belajar untuk siswa seputar kampus dengan staf pengajar dari teman-teman mahasiswa sendiri. Dengan kata lain Anda menjadi manager bimbingan belajar tersebut.
  • Usaha laundry : Saya pernah punya klien yg punya usaha laundry kiloan pertama di daerah jogja,dari beliau saya mengetahui sebetulnya sudah cukup ketat persaingan di usaha laundry kiloan ini, tapi kalau kamu bisa tampil beda dengan service dan harga yg bersaing mungkin kamu masih bisa bersaing diceruk pasar yg kecil untuk konsumen tertentu (segmentasi pasar kata kunci nya)

Saya pribadi juga menyarankan untuk mencari ide usaha di perpustakaan kampus. Lho kok ??

Ya, karena dari perpustakaan tersebut banyak hasil2 penelitian/skripsi/tesis/disertasi yg bisa memberikan ide dan informasi seputar usaha dan target marketnya. Bayangkan saja perusahaan mengeluarkan dana ratusan juta untuk sebuah riset, dan kamu tinggal baca saja di perpustakaan. Kamu bisa cari ide baru,ataupun mempelajari segala hal yg bisa mendukung usaha kamu di sana. Misalkan kamu ingin budidaya lele, maka cari lah skripsi/penelitian tentang budiddaya lele dan hal lainnya. Dijamin kamu akan jadi pengusaha sekaligus ahli soal lele. Bob Sadino waktu pertama kali belajar usaha telur ayam beliau mendatangkan berbagai majalah peternakan ayam dari Belanda saking di Indonesia waktu itu belum ada ahli telur ayam dan referensi masih sedikit. Di era teknologi, informasi saat ini lebih mudah di dapat, jadi ga ada alasan untuk kita mengeluh kekurangan informasi.

Nah, apapun jenis usaha yg mau kamu dalami selama jadi mahasiswa, penting kiranya usaha tersebut harus lah yg kamu sukai dan kuasai. Untuk itu belajar langsung secara pratek akan lebih baik dari pada sekedar membaca / berteori saja. Masih banyak hal lain yg harus kamu pelajari, so nikmati saja proses nya.

Semoga sukses menjadi MahaUsaha !



Ingin ngobrol sama Provokator Pengusaha?

Atau share artikelnya :

4 komentar:

  1. referensi artikel yang bagus nih gan, kalo saya mahasiswa lebih memilih berbisnis internet gan, pilihannya ke trading forex, ,,

    BalasHapus
  2. referensi artikel yang bagus nih gan, kalo saya mahasiswa lebih memilih berbisnis internet gan, pilihannya ke trading forex, ,,

    BalasHapus
  3. kalau usaha warnet memang tidak akan terlalu berhasil, tapi kalau usaha game online,, nah,,,, itu yang sekarang lagi dicari....
    terima kasih atas saran membuka usaha bagi mahasiswa....

    BalasHapus
  4. artikel yang menarik, semoga bisa menginspirasi para calon pengusaha muda untuk terus berkarya

    PSC Indonesia - Jasa Pembuatan Website Murah Jogja
    www.pscindonesia.com

    BalasHapus